Algoritma

 Algoritma

Scurity,teknologi,komputer,Jaringan internet,Robotik
Algoritma adalah inti dari pemecahan masalah dalam dunia komputasi, algoritma dapat di anggap sebagai serangkaian langkah-langkah yang di definisikan secara jelas untuk menyelesaikan suatu tugas atau masalah.

      A.    Fungsi algoritma dalam pemrograman

Fungsi utama dari algoritma adalah sebagai penyelesaian masalah dalam konteks pemrograman. Algoritma pemrograman memiliki peran penting dalam aktifitas pembuatan program dan memberikan sejumlah keuntungan. Berikut mascam-macam fungsinya.

a.       Memecahkan masalah yang rumit, algoritma dapat mengatasi masalah kompleks dengan cara yang terstruktur dan terurut, meskipun program yang akan dibuat sangat kompleks penerapan algoritma yang tepat memungkinkan penyelesaian yang efesien.

b.      Membuat program lebih sederhana pada sebuah program , banyak fungsi yang di susun  semuah fungsi menjadi satu fungsi utama algoritma berperanpenting dalam menyusun semuah fungsi secara urut, menciptakan satu fungsiutama  secara keseluruhan pada program yang dihasilkan

c.      Dapat digunakan secara berulang algoritma dapat digunakan kembali karena logika pemerograman tidk mengalami pembaruan seiring perkembangan bahasa, tools, dan framework. Meskipun lingkungan pemrograman berubah, algoritma yang telah ditetapkan dapat tetap dipakai jika latar pemrogramanya sama.

d.      Mampu merapikan program yang dihasilkan pengunaan algoritma yang tepat dapat  merapikan struktur pemrograman menyciptakan alur yang terstruktur, dan memberikan kemudahan pada pemrograman lain untuk memahaminya bahkan jika mereka tidak terlibat dalam proses pembuatanya.

e.      Mudah menemukan kesalahan algoritma membantu dalam proses pengecekan kesalahan dengan menyusun program secara terstruktur hal ini mempermudah penemuan perbaikan kesalahan sehingga proses pengembangan program menjasi lebih efesien dan efektif.

JENIS-JENIS ALGORITMA

 Berikut adalah jenis-jenis algoritma

1.      Algoritma sekuensial algoritma sekuensial adalah algoritma jenis algoritma yang melibatkan langkah-langkah atau intruksi yang dijalankan secara berurutan atau skwensial. Setiap langkah dijalankan satu persatu sesuai urutan yang di tentukan, tanpa ada percabangan atau perulangan.

2.     Algoritma perulangan algoritma perulangan juga dikenal sebagai lagoritma iterative. Melibatkan perulangan atau perulangan langkah-langkah tertentu, algoritma perulangan digunakan ketika suatu tugas harus diulang beberapa kali hingga suatu kondisi terpenuhi.. contoh umum dari algoritma perulangan adalah mengunakan loop atau iterasi dalam pemrograman

3.     Algoritma percabangan atau bersarat  algoritma melibatkan  pengambilan keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Intruksi-intruksi dijalanakan secara berbeda tergantung pada suatu kondisi benar atau salah.

Notasi Algoritma

Notasi digunakan untuk mendokumentasikan langkah-langkah suatu algoritma agar dapat dippahami oleh pembaca. Berikut adalah beberapa notasi algoritma.

1.      Peseudocode

Peseudocode adalah campuran bahasa alami dan sintaksi pemrograman. Hal ini memberikan gambaran umum tentang algoritma tanpa terikat dengan bahasa pemrograman tertentu.

 Tujuan memakai peseudocode agar  dapat membuat algoritma dengan rancangan struktur program yang efieien sebelum ditulih kedalam bahasa pemrograman tertentu.  Secara umum penulisan peseudocode  terbagi kedalam tiga bagian yaitu sebagai berikut.

a.       Bada bagian ini kita menulikan judul dari suatu program yang akan dibuat biasanya judul diawalai dengan kata “program”  atau “algoritma” kemudian diikuti dengan nama program  yang ingin dibuat  Contoh pemrograman menghitung luas_lingkaran atau program penghitung gaji_karyawan.

b.       Pada bagian ini kita bias menulis semuah variable yang diinisalisasikan di dalam suatu program. Biasanya mneguanakan kata kunci ’var’ diikuti dengan nama variable dan tipe data yang digunakan.

c.       Bagian ini merupakan bagian utama pada suatu program  dimana terdiri dari  perintah program terstruktur baik berupa kondisi perulangan dan lainya.

2.      Water Daigeram

Diagram air mengunakan symbol-simbol  grafis untuk menggambarkan  langkah-langkah algoritma dan hubungan langkah-langkah tersebut.

3.     Structured English

Structured notasi ini mengunakan bahasa  alamai yang terstruktur dan mendekati bentuk kode pemrograman. Structurted English membantu dalam mendokumentasikan algoritma dengan jelas.

4.    Flowchart 

       Flowchart adalah representasi visual algoritma mengunakan  symbol-simbol seperti kotak, panah, dan berlian.Hal ini memberikan gambaran  yang jelas tentang alur ekskusi, Berikut

beberapa symbol flowchart.


Flow direction symbol

Yitu symbol yang digunakan untuk menghubungkan antara  symbol yang satu dengan yang lain




Simbol manual input

Symbol untuk pemasukan data secara manual  on-line keyboard

 

 


 

 



Terminator yaitu symbol untuk permulaan (start) atau akhir (stop) dari suatu kegiatan

 

Symbol preparation symbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan didalam storeg

 


 

Connect symbol yaitu symbol untuk keluar masuk  atau penyambung proses pada lembar / halaman yang berbeda

 


 

Symbol predefine proses symbol untuk pelaksanaan suatu bagian ( sub-program ) / prosedure

 

 


 


Conector symbol yaitu symbol untuk keluar masuk atau penyambung proses dalam lembar / halaman yang sama


Symbol display symbol  yang menyatakan peralatan otput yang digunakan yaitu layar, plotter, printer dan sebagainya


 








Prosesing symbol symbol yang menunjukan pengolahan yang dilakukan oleh komputer

 


Symbol disk and On-Line Storeg Simbol yang menyatakan input yang berasal dari disk atau disimpan di disk

 

 






 

Simbol manual opration symbol yang menunjukan pengolahan  yang tidak dilakukan oleh computer


Simbol magnetic tape unit symbol yang menyatakan input  berasal adari pita magnetic atau otput di simpat ke pita  magnetik

 


Simbol decision symbol pemilihan proses  berdasarkan kondisi yang ada                                                                 

Simbol punch cardsimbol yang menyatakan bahwa  input berasal dari kartu atau otput di tulis ke kartu

 



Simbol Input Otput Simbol yang menyatakan proses  input dan otput tanpa tergantung dengan jenis perangkatnya


Simbol dokumen symbol yang menyatakan input  berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau otput dicetak ke kertas

 

Optimasi penjadwalan

Otimasi penjadwalan adalah suatu proses atau pendekatkan untuk meningkatkan efisiensi dan  kinerja dalam menentukan atau alokasi sumber  daya pada suatu jadwal kegiatan, hal ini melibatkan penggunaan strategi dan algoritma untuk,  memainkan waktu  penyelesaian atau memaksimalkan pemanfaatan  sumber daya  yang tersedia. Guna merancang system dengan menggunakan algoritma genetic dalam konteks optimal penjadwalan , beberapa komponen, perancangan diperlukan.

 

a.       Data Flow Diagram (DFD).

DFD digunakan sebagai sebagai kegembiraan  arus tada dalam system. Diagram ini menggambarkan komponen-komponen system aliran  data antara komponen-komponen  tersebut serta asala dan tujuan data DFD Terdiri dari beberapa level , seperti  diagram konteks , level 0, level 1 dan level seterusnya. Diagam ini membantu pemahaman tentang bagimana data mengalir di dalam system.

b.      Diagram Konteks

Diagram konteks memberikan gambaran  secara umum bagaimana system bekerja  hal ini memberikan pandangan tingkat tinggi tentang interaksi system dengan lingkunganya diagram konteks diperoleh dari hasil analisis dari pengumpulan data yang mengkhususkan  ruang analis data dan pengumpulan data.

c.       Entity relationzip diagram (ERD)

ERD digunakan sebagai langkah awal  dalam proses perancangan  basis data apabila system yang akan dirancang melibatkan basis data, ERD Akan menunjukan hubungan antrentitas. ERD membeantu dalam pemodelan data dan menentukan  stuktur basisi data yang diperlukan untuk mendukung algoritma genetic dan optimasi penjadwalan

d.      Algoritma genetic

Langkah-langkah dan komponen algoritma genetic perlu di implementasikan , hal ini melibatkan repersentasi kromosom , fungsi sleksi, crossaver, mutasi dan evaluasi, fitness. Algoritma genetic digunakan untuk menghasilkan solusi yang optimal dalam konteks penjadwalan.

e.      Integrasi dengan system komputasi

Integrasi semuah komponen kedalam system komputasional melibatkan implementasi algoritma genetic.  Integrasi data flow sesuai DFD, dan pemodelan basis data sesuai ERD.

Sistem ini akan menjadi landasan untuk melakukan optimasi penjadwlaan dengn nebgunakan algoritma genetic.




Tidak ada komentar:

Printah Microsoft Powor Point sederhana

                                           gambar : Microsoft Power point 2016 Sedikit mengenai Microsoft Office adalah Sebuah software atau...