Algoritma dalam Pemrograman Komputer
ALGORITMA DALAM PEMROGRAMAN KOMPUTER
Dengan perkembangnya jaman, yang serba instan, tanpa disadari program komputer telah menjadi bagaian dari kehidupan sehari-hari kita.
kegiatan sperti pengiriman email, pencetakan struk saat
berbelanja di Indomart, Alfamart, mengecek pulsa Telpon seluler, tentu
merupakan contoh bagiamana program komputer terlibat dalam kehidupan
sehari-hari.
karena program komputer tidak saja langsung firal muncul di perkembangan jaman, semuanya butuh proses, sebelum menjadi program komputer utuh yang dapat fi fungsikan, di perlukan proses perancangan yanag sistematis yang kemudian di implementasikan ke dalam sebuah bahasa pemrograman, contohnya sperti, C++, C#, C dan PHP atau Java.
Didalam prosesnya untuk bisa digunakan oleh komputer,
pembuatan program akan menentukan apa sajakah masukan yang diterima oleh
program, bagi mana nantinya masukan tersbeut di olah untuk penghasilkan
keluaran yang di inginkan, dan bagaimana pengguna program dapat berintraksi
dengan program.
Tahap-tahap yang sistematis tebtang bagai mana jalanya suatu
program dari awal, samapi akhir disebut dengan algoritma, untuk setiap aksi
yang dilakikan oleh program ketika seorang oprator penerangan telpon
menjalankan program komputer untuk mencari daata nomor telpon berdasarkan suatu
alamat, maka urut-urutan logis, (algoritma).
a. Meminta alamat masukan lengkap.
b. dari semuah data alamat yang telah tersimpan di basis
data komputer, program akan membandingkan
apakah alamat tersebut sama dengan yang di
inginkan.
c. Jika ssama ambil nomor telpon dari alamat tersebut dan
tampilkan ke layar.
d. namun jika dari semuah data alamat yang ada ternyata
tidak ada satupun yang memiliki kesamaan
dengan alamat yang di cari, maka tampilan bahwa alamat, tersebbut tidak ada
nomor.
Selain itu jika merancang suatu program, untuk urutan atau algoritma yang digunakan harus berupa intruksi yang jelas (tidak ambigu). memberikan perintah "cari" tampilkan" dan minta masukan".
Merupakan perintah ambigu karena tidak memiliki skop (ruang lingkup). yang jelas.
Hal ini yang perlu diperhatikan ketika menyusun suatu algoritma adalah bahwa langkah-langkah (atau intruksi). yang ada haruslah terbatas.
program komputer tidak dapat menja;ankan suatu intruksi yang
tidak memiliki bats tertentu. Misalnya intruksi, "Cari kata ABC pada
ahalaman 1sampai ketemu" merupakan intruksi yang tidak jelas batasanya.
Apa definisi "ketemu"? Lain halnya dengan intruksi " Cari kata
ABC pda halaman 1 sampai X=1".
selama nilai X belum 1 maka pencarian akan terus dilanjutkan sampai halaman 1.
Dalama ilmu komputer masih belum ada definisi yang setandar tentang apa itu algoritma. Munir mendefinisikan algoritma sebagai "Urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis". dari definisi diatas algrtima dapat diterapkan secara luas dalam setiap pemecahan masalah yang terjadi. cebagi contoh algoritma untuk memasak sebuah mie instan adalah sebagi berikut:
1. Rebus air hingga mendidi
2. masukan mie instan kedalam air mendidih.
3. tunggu beberapa hingga mie terlihat matang.
4. jika mie sudah dirasa matang, angkat dan tiriskan.
5. campurkan bumbu-bumbu dan aduk hingga rata
Secara umumalgoritma di atas dapat di mengerti oleh manusia.
namun jika lagoritma ini diterapkan dalam komputer, akan
muncul ambigutas dan ketidak jelasanseperti "apa definisi mendidih"?
(pada langkah 1). "apa definisi terlihat matang"? (pada langkah 3)
apa definisi rata"? (pada langkah 5).
Tetapi artikl ini tidak akan membahas hal itu, kami akan membahasnya nanti tentang
algoritma untuk menghitung dalam menampilkan sisi miring segitiga siku-siku.
Cukup sekian.


Tidak ada komentar